Ada banyak hal yang
sangat bunda rindukan jika sedang berjauhan dengan Kanaya, salah satu
diantaranya yaitu celotehnya. Pikiran kusut dan badan yang terasa
remuk sepulang kerja, langsung berganti ceria saat mendengarkan dia
bercerita tentang banyak hal. Mimik wajah polosnya sering membuat
bunda tidak tahan untuk menciuminya.
Ini adalah celoteh Kanaya
yang dengan susah payah bunda ingat ingat kembali *maklum faktor U
Tai lalat
Posisi lagi kruntelan
berdua di tempat tidur wajah saling berhadapan. Tiba-tiba dia
memperhatikan wajah bunda dan memegang tai lalat di pipi.
Kanaya : bunda ini apa
Bunda : ini namanya
tai lalat
Kanaya : hah? Tai lalat?
(dia agak bingung)
Bunda : iya nak,
ini tai lalat
Kanaya : ooh... aku
kirain ini tai cicak
Bunda : tai cicak
mah ga begini kaliiiii
Kanaya : (ketawa liat
bundanya sewot)
Bukan botol susu
Bunda dan Kanaya sedang
asyik bermain peran, ceritanya Kanaya jadi bunda yang anaknya masih
bayi. Awalnya bunda hanya memperhatikan saja Kanaya sibuk menggendong
boneka dan pura-pura memberinya makan. Setelah itu boneka diserahkan
ke bunda dan bilang ke bonekanya... cup cup cup... sekarang
gendong dulu yaaa sama bunda aku, jangan nangis yaa.... nanti dikasih
mimik susu.
Bunda yang mengira ini
permainan pura-pura langsung mengambil tempat pensil dan berpura-pura
pula menjadikannya sebagai botol susu dan menyusuinya ke boneka.
Melihat kejadian in Kanaya langsung cemberut dan berujar... bunda,
ini kan tempat pensil, bukan botol susu, emang bunda gak
tau......Gubraaak, …...ooh iya ini kan tempat pensil yaaa,
... *langsung merasa terlihat tak berdaya di depan anak karena
maluuu...
Ondel-ondel
Bunda sangat melarang
Kanaya makan jajanan semacam chiki atau permen meskipun sering juga
kecolongan karena pernah diberi oleh tetangga. Tapi biasanya Kanaya
selalu gigih merayu bunda supaya memperbolehkannya makan jajanan
tersebut.
Kanaya : Bunda, aku
boleh ya makan chiki
Bunda : enggak boleh
sayang, chiki bisa bikin batuk
Kanaya : Yaah bunda,
boleh dooong... (setengah menangis )
Bunda : maaf ya, ga
boleh nak....
Beberapa saat Kanaya
terdiam dan seperti berpikir kemudian berbicara lagi
Kanaya : bunda bunda,
bunda sayang gak sama Naya?
Bunda : sayang doooong,
sayang banget
Kanaya : jadi aku
boleh makan chiki ?? ( wajah sumringah)
Bunda : tetep enggak
boleh
Kanaya :
Hyyaaaaaaahhhh...... (cemberut)
Terdiam lagi....
Kanaya : bunda
cantiiiik deh
Bunda :
alhamdulillah.... (terbang melayang menabrak plafon)
Kanaya : cantik kaya
ondel-ondel (sambil pergi meninggalkan bunda)
Bunda : *manyun
…..dikirain mau ngejawab cantik kaya Oki Setiana Dewi
Kalau lagi ngambek begini
biasanya bunda alihkan perhatiannya, alhamdulillah biasanya enggak
terlalu lama.
Beli Lagi
Sore hari setelah mandi,
Kanaya melihat temannya Caca keluar rumah dan dia langsung menegur
Kanaya : Cacaaaaa.....
mau kemana
Caca : Aku mau cari
ayah aku dulu yaa
Kanaya : emang ayah
caca kemana...
Caca : enggak tauk
nih kemana
Kanaya : ilang kali
ya ca...
Caca : enggak tauk
Kanaya : kalo ilang
beli aja lagi Ca....
Mbahnya langsung
menjelaskan kalau seorang ayah itu tidak bisa dibeli. Dikira sepeda
kali yak kalo hilang bisa beli lagi... xixixixi
* Buat kaka Vania, semoga
makin cerdas dan solehah ya sayaaaaang



















