Kaysan 2 Tahun

Rabu, 28 Februari 2018

Alhamdulillah

Tanggal 27 Februari 2018 ini Kaysan genap dua tahun....

Huuuffftt..... sebuah perjalanan yang masih belum apa-apanya, tugas ayah bunda masih buanyaaaaak, PR nya masih menumpuk, dan tantangan makin berat dalam membesarkan anak-anak.  Sepertinya bunda harus baca ulang lagi buku – buku parenting bagaimana mengatasi si 2 tahun, yang tantrumnya beda dengan kakaknya dan penanganannya juga pasti beda. Prinsipnya sih membesarkan anak perempuan dan anak laki laki itu sebenarnya sama saja tapi bunda merasakan butuh ekstra tenaga untuk menghadapi anak laki-laki yang baru umur 2 tahun saja tenaganya sudah super duper kuat. *koyomanakoyo

Ini dia beberapa hal yang bunda catat tentang perkembangan Kaysan 

  • Copy paste tingkah laku kakaknya, dari mulai cara ngambeknya,  merayu bundanya sampai kesukaannya beraktivitas dengan buku. Semua buku yang baru bunda berikan saat Kanaya usia 3-4 tahun sudah dilahapnya meskipun baru dilihat-lihat gambarnya.  Yang paling speechless ternyata diam diam dia juga  menghafal surat An Naba seperti kakaknya. Bunda kaget saat suatu hari dia bisa mengucapkan beberapa ayat padahal kalau kakaknya menghafal dia sedang bermain eh  ternyata ikut mendengarkan juga. Surat Al Fatihah juga sudah hafal hanya perlu dibantu untuk beberapa awal ayatnya.
  • Ceriwis yoooo weeesss. Pinter ngomong, ceriwis, nyanyi dan teriak teriak tentunya. Kalau Kaysan tidur, rumah langsung sunyi senyap. Sepi dari celotehannya. Hafal beberapa lagu anak-anak dan sedang diajari kakaknya lagu-lagunya Tasya. Kalau bunda nyanyi lagu yang belum pernah dia dengar langsung bertanya,  “ itu lagu apaan bun ?”. Terus minta bunda nyanyiin terus lagu itu sampai pegel mulutnya. Suatu hari dia pegang bando dan tanya ini apa bun, bunda jawab ini bando...eeeh langsung dia nyanyi... haalooo hallooo bando......Bandung kelleus. :)
  • Makannya kadang lancar jaya tapi seringnya sih GTM. Alhamdulillah pecinta segala macam buah. Rambutan juga suka tapi engga suka kalau belum dibuka karena geli sama kulitnya. Pernah bunda minta tolong ambilkan rambutan di meja dia tidak mau menyentuh, tapi mejanya yang didorong ke arah bunda supaya bunda ambil sendiri rambutannya. Lucu banget ekspresinya kalau dekat kulit rambutan...... hiiiyyyy
  • Sudah hafal segala jenis alat transportasi, binatang  dan warna warna, tapi engga mau diajarin bahasa Inggris. Ini namanya banana dek, dia jawab bukaaaan... ini bukan banana bundaaaa, ini namanya pisang. Keukeuh kalau pisang ya pisang bukan banana....:))) .
  • Sudah mulai dikasih tau kalau sebentar lagi sudah engga nenen bunda tapi minum susu dari gelas. Reaksinya ?..... teriak kenceng, enggaaaaaaa maaaauuuuuu...... mudah-mudahan weaning with Lovenya lancar jaya kaya kakaknya engga perlu drama lama-lama ...aamin.
  • Belakangan ini kalau ngambek sambil guling gulingan di lantai, apalagi kalau ada keinginan yang tidak dipenuhi sampai makan waktu lamaaaa buat negosiasi. Nangisnya sambil ngoceh dan keukeuh berusaha sekuat tenaga untuk bisa mendapatkan yang diinginkan. Misalnya dia senang ngobok obok minuman atau ngebejek bejek makanan kalau dilarang ya usaha terus, pernah juga suatu hari mandiin mobil mainannya pakai susu dari gelas. Kebayang kan yah itu bagaimana.... eeelayaa susu mahal kok buat mandiin mobilan leee...
  • Terbiasa mengucapkan terima kasih, tolong, maaf dan pinjem yaaa kalau mau pinjam barang orang lain. Beberapa kali sadar kalau dia salah dan selalu minta maaf.... maaf yaaah bunda, saat engga sengaja numpahin makanan di lantai. Bundanya langsung meleleh kan yaa lihat anak piyik ini minta maaf dengan tulusnya. Kalau masuk rumah teriak kenceng banget..... bukan assalamualaikum tapi waalaikumsalam. Sudah beberapa kali diluruskan tapi engga mau, maunya waalaikumsalam aja. Yo weeeess
  • Larangan buatnya berarti adalah suruhan. Jangan diinjak yah dek bukunya, malah makin diinjak injak sambil tertawa tawa, mata melirik bundanya. Maksudnya meledek bunda gitu.  Jangan naik ke atas meja yah dek, malah makin semangat usaha supaya bisa naik ke atas meja. Sekarang pintu harus dikunci supaya dia tidak kabur keluar rumah karena kalau pintu hanya ditutup dia punya ide untuk ambil kursi, naik dan membuka pintu sendiri.  Termasuk bongkar-bongkar isi laci lemari yang diakalinya dengan naik ke atas kursi.
Kaysan....
Semoga Allah karuniakan kesolihan, kecerdasan pada dirimu ya nak, dan ayah bunda juga diberi kemampuan untuk menjadi orang tua yang baik dan lebih sabar dalam membesarkanmu.....

Tujuh Tahun Kanaya

Selasa, 31 Oktober 2017


Alhamdulillah 20 Oktober 2017 ini usia Kanaya 7 tahun. Telat banget nulisnya tapi yang penting moment ini dibuat tulisan supaya suatu saat nanti Kanaya bisa baca.

Ketika anak berusia 7 tahun itu artinya bertambah tantangan orang tua dalam menghadapi banyak perubahan perilaku. Kritikan pedas mengalahkan pedasnya cabe setiap ada kelakuan ayah bundanya yang tidak konsisten. Beberapa kali perkataan ayah bunda dibantah, dan diskusi panjang jika ingin menerapkan aturan. Seolah dengan banyaknya perubahan sikap si 7 tahun ini ingin berkata,  aku bukan anak kecil lagi dan aku ingin menentukan sendiri bagaimana aku mau bersikap. Dalam beberapa hal bunda memang sengaja membiarkan dia lebih banyak explore, tetapi ada suatu saat bunda juga harus lebih tegas jika sudah agak jauh melangkah. Tarik ulur tepatnya.

Beberapa kali dia ngambek karena keinginannya tidak dituruti. Sudah diajak bicara baik-baik tetap ngambek, harusnya bunda lebih sabar yah,  tapi seringnya sumbu pendek langsung bunda ikutan ngambek ditambah tausiyah panjang lebar. Padahal harusnya saat dia ngambek bunda bicara seperlunya, kalau suasana sudah tenang dan adiknya tidur masalah bisa dibicarakan lagi baik baik dan biasanya clear. Etapi seringnya emosi duluan mikir belakangan. Ayo buuuun kelola emosi.


Memang semenjak adiknya lahir, bunda dan Kanaya itu selalu bermasalah dalam hal komunikasi. Mau bicara dengan lebih tenang kadang sulit karena adiknya juga minta perhatian. Apalagi kalau lihat bunda dan Kanaya lagi serius ngobrol berdua, adeknya pasti ada saja tingkahnya buat mengalihkan perhatian bunda.

Makanya bunda bilang ke ayah, sesekali minta waktu untuk bisa pergi berdua saja dengan Kanaya, makan ice cream berdua sambil ngobrol ngobrol seru dan di sela pembicaraan itu bunda bisa memberi dia banyak masukan. Dengan begitu dia merasa diperhatikan karena saat di rumah memang banyak perhatian ke adiknya yang masih menyusui. Pernah sih sekali kami ngedate berdua di kedai pizza dan alhamdulillah banyak perubahan. Meskipun beberapa minggu yaaaa lupa lagi dengan nasehat bunda. Tapi engga apa apa ya Nay jadi ada alasan buat kita izin ke ayah ngedate berdua lagi.  Hihihi

Sekolahnya gimana?  Alhamdulillah karena masuk SD di usia yang matang tidak banyak kesulitan saat mengikuti pelajaran. Awalnya bunda hanya agak khawatir dengan sistem hafalan di sekolahnya apakah Kanaya bisa. Ternyata tidak disangka hafalannya lumayan cepat dan jauh dari prediksi bunda. Satu hal yang bikin bunda senang dia sudah berani tampil. Sebelumnya jangankan tampil di depan umum.  Bicara saja malas malasan. Beberapa kali dia cerita bisa menjawab pertanyaan spontan, berani bercerita di depan kelas dan punya banyak teman dari kelas lain di sekolah. Pencapaian seperti ini sudah membuat bunda bahagia lho...
Kanaya banyak perubahan positif.

Doa yang terbaik buat Kanaya semoga selalu dalam keberkahan usia, jadi anak solehah, cerdas, sehat dan bermanfaat buat orang banyak. Doa juga buat ayah bunda semoga diberi kemampuan untuk menjadi orang tua yang lebih baik lagi.
Laaaaafff.... Kanaya..




my everything

my everything
kanaya almira hasna. Diberdayakan oleh Blogger.