Bolak balik ke dokter

Jumat, 04 Mei 2012


Setiap orang tua pasti sedih ya kalo buah hatinya sakit. Kepengen rasanya memindahkan rasa sakit itu di tubuh orang tuanya, supaya si anak tetap sehat dan ceria. Tapiii... ini kan bukan dunia dongeng yang bisa memindah-mindahkan rasa sakit sesuka kita. Namanya juga cobaan hidup yaa harus dihadapi, termasuk saat anak sakit yang merupakan cobaan buat si anak dan orang tuanya juga.

Yup, Kanaya sakit seminggu kemarin. Bunda dan ayah jadi sedddiiihhh melihat Kanaya yang biasanya ceria jadi rewel dan lemas. Makan yang tadinya susah banget, sejak sakit jadi sama sekali enggak mau makan. Kanaya cuma mau nenen saja. Bunda juga enggak boleh kemana-mana pokoknya harus nempel sama Kanaya.

Jadi ceritanya, Kanaya lagi dalam program terapi untuk memperbaiki berat badan tubuhnya yang tidak ada peningkatan sejak usia setahun. Rabu bunda konsultasi ke dokter anak dan langsung test mantoux (bener ga nih nulisnya), hari jumat dijadwalkan tes feses dan darah. Rencana sabtunya baru bawa semua hasil laboratorium ke dokter. Nah ternyata sabtu pagi badan Kanaya panas, saat bunda mau ukur suhu tubuhnya, tiba-tiba dia muntah banyak sekali. Bunda agak panik karena sampai dengan usia 18 bulan ini, Kanaya belum pernah muntah. Bunda coba kasih Kanaya makanan dan minuman dia menolak, tetapi masih terus muntah beberapa kali.

Tanpa berpikir lama lagi bunda segera membawa Kanaya ke dokter terdekat. Tetapi ternyata dokternya kurang memuaskan, bunda dan Kanaya hanya 5 menit di dalam ruangan. Pak dokter tampak buru-buru keluar tanpa memberi kesempatan bunda untuk berkonsultasi. Dia hanya menuliskan beberapa resep obat yang harus di tebus, meskipun akhirnya bunda hanya menebus obat panas dan muntah saja, karena di resepnya itu salah satunya ada obat tidur dan obat diare, padahal kan Kanaya tidak diare. Bukannya bunda sok tauk ya, cuma kok ya ngeri aja gitu ngasih obat macam-macam ke anak diluar yang dibutuhkannya. ( maap klo ada dokter yang baca, maaaap banget tidak bermaksud apa-apa, boleh kan ya orang tua menentukan pilihan untuk anaknya)

Sampai sabtu malam belum ada perubahan, malah Kanaya semakin lemas. Panasnya juga belum turun, dan yang paling mengkhawatirkan, tidak ada makanan yang masuk ke perutnya kecuali ASI yang sudah tidak maksimal lagi kuantitasnya. Dokter anak langganan Kanaya yang tadinya akan bunda kunjungi untuk konsultasi hasil Lab pun tidak bisa datang dan Kanaya dijadwalkan hari senin baru bisa bertemu.

mata kanaya yang senduuuu....

Akhirnya karena panik Kanaya semakin lemah, bunda telpon rumah sakit dan mencari informasi dokter anak yang praktek di hari Minggu. Alhamdulillah masih ada dokter yang praktek dan bunda segera membawa Kanaya kesana. Bunda menceritakan kronologis sakitnya Kanaya dan dokter menyarankan untuk rawat inap. Deg... makin galau lah hati bunda, kebayang nangisnya dia ditusuk jarum infus. Hiks...hiks...

Tapi dokter tidak memaksa, kalaupun ingin di rawat jalan masih diperbolehkan. Akhirnya bunda memilih untuk rawat jalan. Pertimbangannya saat itu selain tidak tega dengan selang infus dll, bunda berfikir Kanaya bisa lebih maksimal beristirahat bila di rumah. Dia pasti lebih nyaman karena lingkungannya sudah dikenal, dan pengalaman anak-anaknya teman, biasanya justru kalau di rawat inap tidak bisa tidur karena bercampur dengan anak-anak yang lain. Kecuali di kelas VIP ya yang sendirian di dalam kamar. Akhirnya Dokter hanya meresepkan renalyte supaya tidak kekurangan cairan dan obat untuk mualnya

Sampai rumah dan beristirahat alhamdulillah ada perubahan, panasnya turun, tidak muntah lagi dan terlihat lebih segar. Tidak seperti sebelumnya yang lemas seperti tidak ada tenaga. Nah hari seninnya, Kanaya kembali ke dokter untuk konsultasi masalah berat badannya yang memang sudah dijadwalkan sebelumnya. Duuh.... maapkeun bunda ya nak harus bolak – balik ke dokter.

Hasil dari laboratorium yang dijelaskan bu dokter ternyata Kanaya ada masalah pada enzim tubuhnya. Semua makanan yang masuk tidak terserap dengan baik oleh tubuh, karena pada fesesnya ditemukan lemak, karbohidrat dll zat makanan yang sangat diperlukan tubuh. Pantas saja badannya terlihat mungil dan berat badannya tidak bertambah. Salah satu solusinya adalah akan diberikan bantuan enzim dari luar sampai enzim dalam tubuhnya bisa bekerja sendiri, begitu kata bu dokter. Tapi, berhubung kondisi Kanaya belum sepenuhnya sehat, pemberian enzim ini akan ditunda sampai Kanaya benar-benar sehat. 

Hiks...hiks..hiks.... 
Bunda yakin akan bisa melalui ini semua dengan baik, karena Allah yang akan memudahkan segalanya... aamiin ^^__*

Mohon maaf belum bisa maksimal bw, mohon doanya ya semoga Kanaya bisa segera pulih.

anaknya lesu.... emaknya begaya... haduuuh




31 comments

Mei 04, 2012

memang saat yang paling menyedihkan adalah saat di mana buah hati kita terbaring sakit ya bun....

semoga kanaya cepat sembuh ya....

Mei 04, 2012

@Mami Zidaneiya mam, sama2 bisa merasakan yaa... aamiin... makasih ya

Mei 04, 2012

Iya ya begitu baget kalau rasa hati ibu yang anaknya sakit, inginnya diwakili saja :)

Semoga Naya segera pulih dan sehat selalu ^^

Hhhmmm foto yang paling bawah kontrsa banget yak ...

ndutyke
Mei 04, 2012

Tuuuh kaaan....
Barusan aku ngebatin deh.
Mana ini bundanya kanaya kok lama gak kliatan.
Huaaaaa.... Ga taunya lg sibuk riwa-riwi krn si nduk cantik lg sakit...

Kanaya... Semoga lekas sembuh yaaa :((

duh kasihan Kanaya, semoga lekas sembuh dan ceria lagi ya

Mei 04, 2012

Aku ngerti banget paniknya mbak, dulu Little Bee juga pernah muntah2 gitu, langsung panggil taksi ke rumah sakit T_T Sejak saat itu selalu sedia obat muntah di rumah, sebagai p3k.

Dan mdh2an pencernaan Kanaya bisa pulih sebagaimana mestinya ya mbak...

Mei 04, 2012

yang kuat ya naya sayang, cepat sembuh biar ceria dan bunda ga sedih lg.
utk bunda jg harus jaga kesehatan..biar pemulihan dek naya jg cepat krn bunda nya kuat :D

*peyuk naya ma bunda

Mei 05, 2012

Get well soon,,,

Mei 05, 2012

oalah Kanayaaaa.....
cepet sembuh sayang...
ayah bundanya juga yg sehat yaaa....

panik ya bun kalau anak sakit?
beberapa bln yg lalu juga Rafi sempet diopname krn typus
duuuh...rasanya gak tega bgt liatnya

cepat sembuh ya, dear kanaya :)

Mei 06, 2012

cepet sembuh ya kanaya...

emang paling ga enak kalau liat anak sakit.

yang kuat ya bun :)

Mei 06, 2012

anak tetangga di lingkungan rumah mertua sy pernah terapi enzim gitu di rscm.. Anaknya tetep kecil, pdhl makannya byk.. Katanya sih emang penyerapannya yg bermasalah.. Alhamdulillah skrg udah bagus pencernaannya, tubuhnya juga udah besar.. Cuma sy lupa nama dokternya.. Mau nanya lagi tp tetangganya udah pindah ke Bogor. Semoga Naya juga cpt baik ya :)

Mei 08, 2012

@Yunda Hamasahiya tu umi ga matching foto emak dan anaknya hehe

Mei 08, 2012

@ndutykewaduuuh ada kontak batin yaa... aamiin... makasih mba tyka

Mei 08, 2012

@Lidya - Mama Cal-Vinaamiin... makasih mba lid

Mei 08, 2012

@Mayyaiya kanaya itu ga pernah muntah mbak, makanya saat lihat pertama kali jadi panik sendiri...

Mei 08, 2012

@mimi RaDiAlpeyuuk juga mimi... makasih yaa

Mei 08, 2012

@Gamat Luxortengkiu yaa

Mei 08, 2012

@Diandraiya betul ga tega yaa klo liat ditusuk jarum infus

Mei 08, 2012

@dunia kecil indiaamiin... makasih yaaa

Mei 08, 2012

@Ummi Nabiliya ummi... makasih yaa...

Mei 08, 2012

@ke2naiwah kasusnya sama ya sama kanaya, mudah2an kanaya bisa seperti itu deh mbak... makasih ya infonya

whuaaa....
ternyata Kanaya sakit tooooh...
Maap Mama Kayla baru tahu yaaaa:)

etapi aku baru tahu lho tentang terapi enzim seperti itu Bun...
Dan aku selalu punya obat muntah dan mencret di rumah buat persediaan Bun...

Mudah mudahan Kanaya sehat terus yaaaa :)

Mei 15, 2012

Oh Kanaya... kenapa anak selucu kamu bisa sakit sih? tega bener penyakitnya... heehe

sekarang sudah sembuh kan Mbak??
gak tega kalo lihat anak anak sakit tuh
jadi sediiiih banget ya

Mei 20, 2012

duh, bun ... anak saya juga kurus terus nih. jadi kuatir. parameter masalah enzim ini gimana kah sebenarnya?

Mei 22, 2012

@Bibi Titi Telitimakasih ya mba

Mei 22, 2012

@Elsaiya ener paling ga tega liat anak sakit, pengennya mindahin sakitnya ke emaknya aja

Mei 22, 2012

@Risablogediacoba konsultasi ke dokter anak deh mbak, soale harus diperiksa dulu di lab

Mei 30, 2012

bisa merasakan mbak...sama kalo kinan lagi sakit..
ya allah, semoga anak anak kita diberi kesehatan yah mbak..dilindungi dari marabahaya dan berbagai macam penyakit maupun virus *amien

Mei 31, 2012

@Mama kinaniya mam, sedihnya jangan ditanya deh

tapi sekarang ini kanaya nya sudah sehat kan ??

Posting Komentar

terima kasih untuk kunjungannya ke blog Kanaya, semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi yaaaa.......

my everything

my everything
kanaya almira hasna. Diberdayakan oleh Blogger.