Mencari Sekolah untuk Kanaya

Jumat, 17 Februari 2017

mencari sekolah dasar islam di bekasi

Tahun ini Kanaya akan masuk SD dan bundanya bingung mau masuk sekolah mana. Sempat diskusi dengan ayahnya kepengennya Kanaya bersekolah di sekolah yang ramah anak dan cencunya biayanya terjangkau oleh keuangan kami.

Bunda tertarik sekali dengan sekolah karakter di daerah selatan Bekasi. Basic pengajarannya sebenarnya adalah konsep homeschooling islami yang dipadukan dengan pembinaan karakter . Ada seorang teman yang ketiga anaknya bersekolah di sana. Sewaktu bunda tanya apakah anak-anaknya senang sekolah disana ? Dia cuma jawab, anak-anak saya kadang enggak mau pulang saking betahnya.... waaah.

Dari obrolan dengan teman bunda, akhirnya ayah dan bunda mencoba untuk mencari tau sekolah itu dengan mengunjunginya. Setelah satu jam mencari cari akhirnya bisa bertemu dengan salah satu pengajar . Dan setelah banyak berdiskusi, bunda semakin tertarik menyekolahkan Kanaya di sana, meskipun sekolah ini bukan sekolah formal dan saat kelas 6 nanti siswa ikut ujian persamaan atau menumpang ujian di sekolah lain untuk mendapatkan ijazah SD.

Sebelum mendaftar, ayah dan bunda berdiskusi kembali dan hasilnya ayah kurang setuju karena pertimbangan lokasi yang sangat jauh dari rumah, sedangkan di sekolah itu belum ada fasilitas antar jemput. Awalnya bunda agak kecewa sih karena merasa sekolah itu cocok buat Kanaya. Tetapi setelah dipertimbangkan masak-masak akhirnya  bunda sepakat untuk tidak jadi mendaftarkan ke sekolah karakter itu.

Lanjut mencari sekolah lain. 

Kriterianya adalah sekolah Islam karena pertimbangannya SD itu jadi pondasi untuk anak dan kriteria selanjutnya tidak jauh dari rumah. Sebenarnya ada beberapa alternatif SD Islam yang menjadi incaran. Tapi entah kenapa Ayah dan bunda tertarik dengan sebuah SDIT yang awalnya merupakan sekolah sederhana dan ternyata sekarang banyak peminatnya karena kualitasnya yang baik. Alhamdulillah masih kebagian nomor untuk pendaftaran dan tidak berapa lama langsung calon siswanya di observasi. Orangtuanya juga di interview. Sekolah menekankan, bahwa anak-anak yang diterima sekolah ini adalah anak-anak yang sudah matang dan siap bersekolah. Jadi meskipun dia sudah bisa membaca dan menulis bukan menjadi jaminan bisa diterima.

Waah bunda jadi deg degan apakah Kanaya termasuk kriteria anak yang matang bersekolah, karena kalau dilihat sehari hari kadang dia masih manja dan tidak mandiri. Menunggu hasil pengumuman rasanya perut bunda jadi mules, kok seperti mau sidang skripsi ya... hehehe

Saat pulang dari observasi kemarin, Kanaya bilang suka dengan sekolahnya karena gurunya baik dan temannya banyak, lalu langsung bertanya kapan nih aku ngukur seragamnya. Waduuh sebenarnya jadi beban juga kalau tidak lulus ya. Tapi ayah dan bunda sudah menyiapkan mental Kanaya apabila memang Allah takdirkan Kanaya tidak bisa bersekolah disitu,  kita berusaha maksimal, tinggal berdoa semoga sesuai harapan.

Daaan pengumuman lewat web sekolah pun tiba.....

Alhamdulillah.... Akhirnya Kanaya diterima di sekolah yang ayah bunda pilihkan. Legaa rasanya setelah menunggu dua pekan harap-harap cemas. (terutama bundanya, ga seru kalau enggak ada dramanya :)). Semoga ini menjadi sekolah pilihan terbaik buat Kanaya, memberi banyak keberkahan dan membuatnya tambah semangat bersekolah. 


12 comments

Februari 18, 2017

keponakanku masuk SD IT, di Bogor, Mbak. enak sekolahannya, TK, SD, SMP masih dalam satu kawasan. Adeknya juga mau masuk TK, dan baru tahu kalau sebelum masuk TK ada ujian masuknya :D

Februari 19, 2017

Alhamdulillaah. . .ikut senang Kanaya diterima. ;) Aku jadi ngebayangin milihin sekolah buat si kecil esok, Mbak. :D

Februari 23, 2017

waktu Bo mau masuk SD kita juga deg-degan :)

Februari 23, 2017

@sari widiartiiya enak seperti itu yah jadi tinggal melanjutkan saja

Februari 23, 2017

@Idah Cerishihihihi masih jauuuh ya si dedek

Februari 23, 2017

@indah nuria Savitriyaah namapun emak emak ya mbak.. hehehe

Februari 23, 2017

alhamdulillah, sudah keterima ya kanaya

Samaan Bun, kami juga sepakat untuk anak pendidikan dasar harus SDIT..

Februari 24, 2017

Bun..wah gak kerasa yah Kanaya udah masuk SD :)

Semoga betah di sekolah barunya yah sayaaang :)

Februari 28, 2017

@fitri anitaalhamdulillah legaaa kanaya udah dapet sekolahan

Februari 28, 2017

@Bibi Titi Telitiiya teh, kayanya baru kemaren mbrojolin tau tau udah sd

Maret 23, 2017

alhamdulillah masuk sekolah yang sesuai keinginan yaa
yang penting Kanaya nyaman di sekolahnya
dan punya teman banyaaaaaakkk

Mei 29, 2017

Assalamualaikum
Kami ibu mita dari palembang ingim menyampaikan kisah nyata kami siapa tau ada yg ingin seperti saya.

Meski hidup dalam keprihatinan, karena hanya mengandalkan penghasilan dari jual gorengan, namun rumah tangga kami terbilang harmonis. Jika berselisih paham, kami selalu menempuh jalan musyawarah. Hal itu wajib kami terapkan untuk menutupi aib dan segala bentuk kekurangan yang ada dalam rumah tangga kami agar tidak terdengar oleh orang luar. Karena begitulah pesan dari para orang tua kami.

Hari demi hari aku habiskan hanya untuk bekerja dan bekerja. Hal itu aku lakukan, selain sadar akan tanggung jawabku sebagai orang tua , juga ingin menggapai harapan dan cita cita. Yah, mungkin dengan begitu ekonomi keluargaku dapat berubah dan aku bisa menyisihkan sedikit uang penghasilanku itu untuk masa depan anak-anakku dikemudian hari. Namun semua itu menjadi sirna.

Selanjutnya kami pun melangkah untuk mencobanya minta bantuan melalui dana gaib tanpa tumbal,alhamdulillah dalam proses 1 hari 1 malam kami bisa menbuktikan.

Jalan ini akan mengubah kemiskinan menjadi limpahan kekayaan secara halal dan tidak merugikan orang lain.

Alhamdulillah semoga atas bantuan ki witjaksono terbalaskan melebihi rasa syukur kami,
saat ini karna bantuan aki sangat berarti bagi keluarga kami.
Bagi saudara-saudaraku yg butuh pertolongan silahkan
hubungi
Ki Witjaksono di:0852-2223-1459
Supaya lebih jelas kunjungi blog
Klik-> PESUGIHAN UANG GAIB

Posting Komentar

terima kasih untuk kunjungannya ke blog Kanaya, semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi yaaaa.......

my everything

my everything
kanaya almira hasna. Diberdayakan oleh Blogger.